Rumah Sakit Fatmawati Jakarta

Instalasi
 


....


Instalasi-Instalasi  
Instalasi Rawat Jalan (IRJ)
Didirikan kurang lebih tahun 1970, diresmikan oleh Bapak Gubernur Ali Sadikin. Sebelumnya klinik terletak di gedung induk, tepatnya dibagian Sekretariat sekarang. IRJ mula-mula berbentuk segi empat, antara lain klinik:
(1) Bedah, (2) THT, (3) Syaraf, (4) Jiwa, (5) Mata, (6) Mata, (7) Dalam, (8) Kulit, (9) Pegawai, (10) Kebidanan, (11) Orthopaedi, (12) Gigi, (13) Paru, (14) Jantung, (15) PPKT (Program Pelayanan kanker Terpadu), (16). Gizi.
Kepala Instalasi Rawat Jalan:
1. Dr. Roeslani
2. Dr. Soejono martosewojo (alm)
3. Dr. Koesno Martoatmodjo
4. Dr. Dawam Marse (1983-1987)
5. Dr. Saleh Sahib (1987-1993)
6. Dr. Noerrama T. Wirjohatmodjo, SpKK (1993- sek)
Tahun 1993/1994 mulai dibangun gedung IRJ baru lantai 3 terdiri dari 3 tahap.
Tahap I
Poliklinik yang pindah pada tanggal 15 dan 16 Oktober 1994 adalah Klinik Bedah, Klinik THT, P. Kulit, Klinik Anak, dan Klinik Mata. Grand Opening pada tanggal 26 Nopember 1994 menurut rencana dibuka oleh Menkes Prof. Dr. Sujudi. Berhubung saat itu Menkes berhalangan, maka pada tanggal 20 Desember 1994 dilakukam kunjungan kerja oleh Menkes Prof. Dr. Sujudi untuk menandatangani Prasasti Peresmian IRJ.

Pelayanan Medis

> Rawat Jalan (IRJ)
> Rawat Inap Utama (IRIU)
> Rawat Inap A (IRNA A)
> Rawat Inap B (IRNA B)
> Rawat Inap C (IRNA C)
> Rawat Darurat (IRD)
> Anestesi dan Rawat Intensif
> Bedah Sentral

Penunjang Medis

> Radiodiagnostik dan Kedokteran Nuklir
> Rehabilitasi
> Patologi Anatomi
> Farmasi
> Sterilisasi Sentral dan Binatu (ISSB)
> Penunjang Diagnostik Lain (IPDL)
> Pemulasaraan Jenazah
> Gizi
> Laboratorium Klinik
> Tata Usaha Rawat pasien
> Diklit
> Pemeliharaan Sarana dan Sanitasi RS
Tahap II
Setelah pembangunan tahap II selesai klinik yang belum pindah mulai dipindahkan pada tanggal 11-12 Agustus (tidak ada peresmian)
Tahap III
Diresmikan oleh Direktur RS Fatmawati Bapak Dr. Heyder Tadjoedin, SpPD pada tanggal 17 April 1996. Secara bertahap diadakan relokasi seluruh Poliklinik.
Tata Usaha Instalasi rawat Inap
Saat tahap I diresmikan, kantor TU IRJ terletak di bagian gedung yang menonjol menghadap air mancur (Kanopi) di lantai II. januari 1996 TU IRJ pindah ke kanopi gedung IRJ tahap II sampai sekarang. Kanopi yang menghadap ke jalan Simatupang mulai diresmikan pada tanggal 11 September 1997 (bersamaan dengan peresmian gedung teratai I), kemudian direnovasi dan diresmikan kembali pada tanggal 15 April 2000 (HUT RS Fatmawati ke 39).
Poliklinik Sore Dokter Spesialis (PSDS)
Dibuka mulai 18 September 1995 dengan tujuan untuk mengoptimalisasikan sarana klinik pagi dan meningkatkan kesejahteraan karyawan RS Fatmawati.
Pengelola PSDS : Dr. Noerrama T. Wirjohatmodjo, SPKK (Ketua), CO. Limbong SE, MM (Koordinator Keuangan & Administrasi)
Koordinator Pelayanan : dijabat Ka Bid Keperawatan Ibu Hj. Anih Nurhayanih (pensiun). Pada mulanya klinik sore menempati klinik masing-masing kecuali bagian Gigi & Mulut di lantai III tahap I
Pelayanan PSDS antara lain :
Bedah Umum, Urologi, Bedah Plastik, Kebidanan, Penyakit Dalam, Klinik Anak, Orthopaedi, Saraf, Kulit, THT, Paru, Jantung, Mata, Gigi, Bedah Saraf, Bedah Tumor, Rehabilitasi Medik, Psikologi, Sarana Penunjang, Radiologi, Laboratorium, Patologi Anatomi dan One Day Care.
Karena unit Gigi & Mulut di PSDS (lantai III tahap I) rusak, maka klinik Gigi& Mulut pagi) sampai sekarang. Setelah berjalan beberapa waktu ternyata ada beberapa klinik yang tidak berkembang misalnya: B. Tumor, B. Urologi, B. Saraf, Rehab Medik dan Radiologi, sehingga diputuskan untuk ditutup. Pada bulan Mei 1999 PSDS dibuka juga pada hari Sabtu pagi. Mulai Desember 2000 B. Urologi dibuka kembali. Fisioterapi dibuka kembali setiap hari Sabtu mulai 1 Oktober 2000.
Dikutip dari buku 40 tahun RS Fatmawati

Gedung Induk RS Fatmawati
Jl. RS Fatmawati, Cilandak, Jakarta Selatan
Telp. (021) 7501524

 
Rumah Sakit Fatmawati Jakarta